Peta Pornografi dunia

Pernah ga terbayang saat 20 tahun yang lalu bahwa saat ini orang bisa dengan mudah terekspos oleh materi pornografi di internet?
Mungkin tidak ya?

Ya, saat itu memang akses internet tidak semudah saat ini. Bahkan mungkin banyak yang masih ingat bahwa pada saat itu bahkan harga ponsel dan kartu SIM masih seharga selangit. Apalagi di era sebelumnya saat baru dikenal yang namanya pager. Apa yang mau dilihat di layar pager sekecil itu?

Saat ini, ponsel sudah seperti barang komoditi. Setiap hari rasanya hampir tidak mungkin kita tidak melihat yang namanya ponsel. Entah juga bila yang tinggal nun jauh di pedalaman sana. Tapi masih ada yang namanya telepon satelit sih!
Lagipula, kalau di pedalaman sana yang tidak ter-cover sinyal seluler ataupun jaringan kabel telekomunikasi milik perusahaan telekomunikasi negara, mungkin tidak baca halaman ini juga ya…

Internet memang ditemukan oleh seorang ahli komputer di negara barat sana. Itu setelah orang-orang jenius lainnya menemukan yang namanya komputer. Salah satu perusahaan di Amerika Serikat sana yang saat ini menjadi produsen komputer adalah Hewlett-Packard. Orang lebih mengenalnya dengan sebutan HP, karena memang perusahaan tersebut menggunakan huruf ‘h’ dan ‘p’ sebagai logo perusahaannya.
Setelah eranya komputer menjalar ke seluruh dunia, kemudian barulah koneksi internet menggurita. Rasanya bila ada satu tempat belum terjamah koneksi internet, bisa dipastikan bahwa daerah tersebut adalah salah satu daerah terkategori daerah tertinggal.

Lalu, apa untungnya sih dari bisa mengakses internet?
Itu sih tergantung siapa dan apa tujuan seseorang mengakses internet. Seperti barang-barang keseharian lainnya, barang tersebut tidak bisa memberikan manfaat ataupun mudharat kalau tidak difungsikan oleh manusia. Sebuah pisau bisa memberikan manfaat besar bila digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga di dapur, untuk menyiapkan hidangan makan untuk keluarganya. Sebaliknya pisau itu menjadi mudharat ketika digunakan oleh seorang penjahat untuk menusuk, membunuh, bahkan untuk memutilasi manusia lainnya.

Internet menjadi mudharat ketika digunakan untuk mengakses konten pornografi. Apalagi itu adalah salah satu tindak pidana sesuai Undang-Undang ITE yang sudah berlaku saat ini di Indonesia. Lalu negara mana saja sih sebagai penyumbang terbesar konten pornografi? Ternyata negara Amerika Serikat sana sebagai negara nomor satu sumber pornografi dunia. Berikutnya adalah negara liberal yang pernah menjajah kita berabad-abad lalu, Belanda. Berikutnya adalah Jerman dan diikuti beberapa negara Barat sana. Setidaknya begitu yang disebutkan di salah satu laman berita online detik dot com beberapa waktu lalu.

Lalu, apa manfaat internet?
Ya kembali mau apa kita mengakses dan menggunakan internet. Berbisnis online, belajar, baca berita, cari beasiswa, komunikasi, dan banyak hal baik lainnya.
Semoga kita selalu memanfaatkan internet untuk tujuan baik ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s