Lebaran di negeri orang

Hari Rabu, 7 Agustus 2013, sidang isbat dibuka dan dipimpin oleh Menteri Agama RI. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah merasa perlu untuk berusaha mengakomodasi dan menyatukan seluruh elemen warga muslim di Indonesia. Sidang isbat di penghujung bulan Ramadhan 1434H itu adalah untuk menentukan kapan jatuhnya penanggalan 1 Syawal 1434H atau Hari Raya Idul Fitri. Muslimin Indonesia juga menyebutnya dengan Lebaran!

Lebaran adalah hari yang ditunggu oleh seluruh muslimin di dunia, termasuk juga di Indonesia. Bahkan tanggal 1 Syawal yang hanya ada sekali (ya iya lah…) dalam setahun kalender Hijriah itu, bagi orang Indonesia merupakan hari yang ditunggu bahkan dari setahun sebelumnya (itu terutama bagi yang tidak sempat merayakan hari Lebaran bersama keluarga pada tahun sebelumnya, termasuk saya ini…). Di Indonesia, khususnya di Jakarta yang sebagian besar warganya adalah warga pendatang, hari Lebaran juga berarti waktunya mudik bersama. Sejak H-7 Lebaran, sampi H+7 Lebaran, hampir bisa dipastikan jalan-jalan dari dan ke Jakarta akan dipenuhi oleh kendaraan warga yang lalu lalang menuju rumah sanak familinya. Yang paling ramai, tentunya jalanan menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tapi jalan yang menuju pulau Sumatera, melalui pelabuhan Merak pun biasanya tidak kalah ramainya.

Apa jadinya kalau hari Lebaran tidak bisa berkumpul bersama keluarga? Yah… itu sih nasib. Berdoa saja semoga tahun depan akan lebih baik. Hehe… Tahun ini, saya pertama kalinya seumur hidup saya merasakan berlebaran jauh dari keluarga. Ga tanggung-tanggung, berlebarannya terpisah 20 jam perjalanan penerbangan. Ya, saya tahun ini berlebaran di Eropa, tepatnya di Barcelona, Spanyol. Di saat di Indonesia hampir semua orang menikmati libur cuti bersama, dan merayakan lebaran bersama keluarga tercinta, maka saya pada tanggal 1 Syawal masih masuk kantor. Ya, saya di Barcelona, Spanyol adalah karena ada urusan pekerjaan dan bukan untuk liburan! Dari sekian banyaknya orang yang datang ke Barcelona, Spanyol, di musim liburan summer ini, sepertinya 99% atau bahkan lebih, adalah datang dengan tujuan liburan summer. Nah saya malah termasuk di yang 1% itu, datang untuk pekerjaan.

Tapi bagaimana pun juga, tidak ada penyesalan sama sekali untuk hal ini. Bekerja untuk menafkahi diri sendiri dan keluarga, dengan niat yang benar, adalah bernilai ibadah juga kan?! Apalagi saya juga harus selalu bersyukur, bahwa saya tetap mendapatkan rejeki dari pekerjaan ini di saat masih banyak orang lain yang menganggur dan tidak tahu harus berbuat apa untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Dan tidak sedikit pula yang menjadi depresi karenanya. Alhamdulillah.

Ah, daripada menyesali diri dan ngedumel karena lebaran jauh dari keluarga, jauh dari Bunda dan Aulia (love you both!!), lebih baik ya saya nikmati saja berlebaran di Barcelona! Masih kurang? Ya saya sekalian saja pergi ke negara tetangga, mengunjungi Paris, France dengan menara Eiffel-nya yang terkenal di seantero jagat itu! Alhamdulillah, lebaran yang selalu membawa berkah. Alhamdulillah.

Barcelona, 22 Agustus 2013

Anwar Sadat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s